CINTA dan RAHASIA
Seperti yang kita ketahui, bahwa masa remaja adalah saat dimana cinta sedang mekar dengan indahnya. Berbagai cara seperti saling menyukai hingga pacaran pun tidak luput dari bagiannya. Untuk sebagian orang pacaran merupakan hal yang sangat indah dan akan terus berlanjut hingga menikah. Entah kenapa setiap melihat seseorang baik itu temanku atau orang terdekatku sedang ada hubungan spesial "pacaran", hati kecilku berbisik "aku sangat, sangat yakin, apa yang mereka lakukan saat ini hanya sebatas untuk mencari sebuah kebahagiaan, sensasi, dan kebutuhan dalam berkomunikasi dan yang pasti sebentar lagi mereka putus liat aja nanti". Mungkin orang akan berfikir tentang apa yang aku tuliskan sebelumnya adalah hal yang nggak wajar dan menganggap bahwa apa yang hati kecilku katakan itu adalah sebuah do'a yang buruk untuk orang lain. Tapi lebih nggak wajar dan buruk mana dibanding dengan pacaran yang jelas nggak ada perintah dan tuntunannya di hadist dan al-qur'an? Yang ada cuma ancaman, adzab, dan siksa. Aku paham kok, pasti yang orang pacaran juga sebenarnya tahu hukumnya, terus kadang aku berfikir kenapa mereka bisa seberani itu sedangkan hal yang mereka lakukan itu salah. Kenapa mereka bisa seberani itu melawan larangan Allah? Belum lagi, apakah mereka siap untuk mendapat adzab dan siksa Allah kelak? Sungguh, ini sudah melampaui batas wajar. Aku terkadang nggak habis pikir juga untuk mereka yang udah gonta-ganti pacar. Apa mereka nggak lelah gitu gonta-ganti? Padahal, pada dasarnya kalau mereka gonta-ganti pasti karena udah diputusin sama pasangan sebelumnya kan? Dan yang buat aku heran, kalau mereka tahu ujungnya bakal kaya gini kenapa masih belum nyerah sih?
Diatas tadi hanya sebagai sekilas aja mengenai isi hati atau pandangan aku dalam masalah cinta. Bahkan, karena itu sekarang aku masih tetap berusaha untuk tidak tergoda oleh nafsu yang satu ini dan orang tuaku paling nggak suka kalau aku suka sama seseorang dan berujung pacaran. Mengenai hal ini, beberapa teman pernah melayangkan pertanyaan kepadaku. Seperti "Eh, kamu sebenernya suka sama siapa si?","Kamu sekarang lagi suka sama siapa?","Kasih tahu aku lah, kamu lagi suka sama siapa? Nggak aku sebarin deh, janji". Dari sebagian kecil pertanyaan tadi adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepadaku. Sebenernya gini, masalah suka sama lawan jenis dan apapun tentang suka dan cinta selama masih belum halal, aku lebih tenang untuk tutup mulut dan menjaga rahasiaku ini dengan Allah. Bukan sok suci, kalau dilogika, bagaimanapun juga, Allah pasti otomatis tahu apa yang aku pikirkan. Aku lagi suka kok sama seseorang, cuma seperti yang aku bilang tadi, aku nggak akan kasih tahu siapapun, rasanya hati lebih tenang dan tentram kalau gitu. Disisi lain, aku berpandangan gini, kalau aku suka sama seseorang dan seseorang itu lagi deket-deketnya sama aku sebagai teman, terus berita aku suka sama dia itu kesebar, nah ntar kita kan jadi gaenak satu sama lain, terus udah deh lepas, seakan-akan pertemanan kita berakhir cuma hanya karena masalah ini. Mungkin tentang cinta dan rahasiaku cukup deh sampai disini. Kalau semisal kurang greget untuk lebih tau, bisa tanyain aja lewat komentar.
Komentar
Posting Komentar